Melahirkan dalam air (Waterbirth)

Sebenernya si dah denger istilah ini sebelum aku ikutan acara Pool Party Senam hamil dalam airnya Mother n Baby. Waktu itu baca2 artikel ttg ini, gimana melahirkan dalam air bisa sangat2 mengurangi rasa sakit melahirkan normal, pas bukaan 5 or 6 dah masuk kolam n kalo bayinya ndak keluar dalam 30 menit mesti melahirkan diluar kolam (biasanya bayi keluar cepet, karna dalam air pembukaan jadi cepat bgt) . Trus juga mesti dilakukan di rumah sakit yang benar-benar menunjang, karena tim dokternya itu akan terdiri dari beberapa dokter ahli seperti anestesi dan dokter anak (dokter anak yg akan menangkap bayi yg berenang di air ndak boleh lebih lama dari beberapa detik gitu n langsung cek kesehatannya). Tapi pas ikutan Pool Party n dapet brosur ttg ini dari Rumah Sakit Sam Marie, jadi lebih jelas de (btw ada seminarnya tgl 16 juni (dah keburu lahiran ini mah… di www.sammarieclinic.com) . Kukutip ya isi brosurnya :

“Memang, setiap ibu hamil menginginkan proses persalinannya tidak sakit. Melahirkan di dalam kolam air merupakan salah satu pilihan untuk meredakan rasa sakit itu. Caranya adalah dengan berendam dalam air (hangat). Ini akan membuat otot-otot yang kaku perlahan-lahan melemas, sehingga rasa kontraksi rahim tidak begitu menyiksa. Lunturnya rasa sakit, dapat menurunkan kadar adrenalin dalam darah dan rasa khawatir. Ini akan memudahkan proses persalinan sehingga tidak lagi menjadi hal yang menakutkan bagi calon ibu.

Selain itu proses melahirkan dalam air dapat meningkatkan tenaga ibu dan membuat tubuh menjadi lebih ringan. Dengan demikian ibu tersebut lebih mudah berganti posisi ke arah yang menurutnya lebih nyaman.

Sarana persalinan dalam kolam air

Cara persalinan ini membutuhkan sebuah tempat khusus yang memadai, yakni kolam mandi (bathtub) yang besar dan bersih, atau kolam plastik besar, yang bersih dan steril. Air hangat sangat diperlukan untuk membantu proses kelahiran, suhunya diatur sesuai dengan suhu tubuh ibu agar bayinya tidak mengalami renjatan (shock) ketika keluar dan tidak mengalami penurunan suhu yang drastis (hipotermi). Cara ini juga berguna untuk memperkenalkan dunia baru kepada bayi baru lahir (neonatus) dengan lebih baik tanpa membuatnya terkejut.

Tidak semua ibu hamil boleh menjalani cara persalinan dalam kolam air. Hal itu bergantung pada kondisi kehamilannya baik secara jasmani maupun kesiapan mentalnya, dan dukungan suaminya.

Pengaruh dan manfaat persalinan dalam air

Cara ini sangat membantu ibu dalam proses persalinan dan kelahiran, karena membuat lebih santai (relax), nyaman, mengurangi rasa sakit, sirkulasi darah menjadi lebih baik, membuat tubuh lebih ringan, dan memberikan tenaga mengejan yang lebih besar ketika melahirkan. Selain itu, bagi bayi, cara ini dapat mencegah dan mengurangi rudapaksa (trauma) atau cedera kepala bayi.

About aminah z

seorang hamba ALLAH, istri, ibu yang mendambakan membentuk keluarga menjadi baiti jannati '' surga di bumi. mohon doa pembaca :)
This entry was posted in artikel hamil. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s