Posisi Sungsang

Dulu pas awal hamil, sempet kepikiran bayi sungsang … mudah2an si ndak, apalagi baca buku relaksasi hypnobirthing yg ngusulin tuk ngajak ngobrol janin biar melahirkannya mudah, posisinya ok, dll.  N pikiran ini sempat hilang….

Tapi pas ikut senam hamil, n banyak ibu2 yang nanyain masalah posisi sungsang pada janin mereka ke ibu instruktur, wah keingetan de… (buka buku ARCAN: Kehamilan dari bulan ke bulan). Menurut buku ini melahirkan janin sungsang melalui vagina diyakini sangat aman pada sepertiga sampai setengah kelahiran sungsang, tetapi hanya jika dokternya berpengalaman dalam prosedur yang benar untuk kelahiran sungsang. (tanyakan dokter anda apakah ia membantu kelahiran bayi sungsang melalui vagina dan berapa angka keberhasilannya). Menurut penelitian, tambahan potensi resiko lebih kepada alasan terjadinya sungsang, misalnya bayi prematur atau terlalu kecil, ada janin kembar, atau ada beberapa masalah bawaan.

Masih menurut buku ini, beberapa dokter akan selalu melakukan bedah caesar untuk posisi bayi yang sungsang karena percaya bahwa inilah yang paling aman untuk bayi.
Kondisi-kondisi dimana dokter akan memperbolehkan percobaan persalinan alami pada kelahiran sungsang adalah :

– Bayi berada dalam posisi sungsang ‘frank’ (tungkai kaki terlipat lurus ke atas ke depan wajahnya).

-Bayi tampak cukup kecil (biasanya di bawah 4 kg) untuk keluar dengan mudah, tetapi tidak terlalu kecil (di bawah 2,75 kg) sehingga kelahiran melalui vagina akan terlalu beresiko. Biasanya bayi sungsang dibawah 36 minggu akan dilahirkan melalui bedah caesar.

-Tidak terjadinya plasenta previa, tali pusat yang melorot ke luar, atau janin yang tertekan yang tidak bisa dirawat dengan mudah.

– Ibunya siap dan mampu bekerja keras selama kelahiran, tidak memiliki masalah obstetri atau medis yang bisa merumitkan kelahiran melalui vagina, tampaknya memiliki ukuran panggul yang memadai, dan tidak memiliki riwayat kelahiran yang sulit atau traumatik. Beberapa dokter menambahkan syarat bahwa ibu berusia di bawah tiga puluh lima tahun.

– Ketika persalinan dimulai, bagian bagi yang berada di bawah sudah memasuki panggul.

– Kepala janin tidak terentang ke belakang (dagu mencuat ke belakang dan ke atas), tetapi terlipat ke bawah ke arah dada.

– Segala sesuatu (dan setiap orang) siap untuk bedah caesar darurat jika tiba-tiba perlu dilakukan.

Ada 3 macam posisi sungsang :
1. Sungsang ‘Frank’ = posisi dimana bokong bayi berada di bawah, dengan tungkai kaki melipat lurus ke atas menghadap ke wajahnya.
2. Sungsang kaki = posisi ketika satu atau kedua tungkai kaki menunjuk ke bawah.
3. Sungsang melintang = posisi ketika bayi berbaring melintang di dalam rahim.

Proses kelahiran melalui vagina akan diteruskan jika semuanya berjalan baik, leher rahim membuka, bayi bergerak ke bawah secara stabil. Namun jika pembukaan leher rahim terlalu lambat atau muncul masalah lain, dokter dan tim bedah akan melakukan bedah caesar dalam hitungan menit.

Baca juga http://www.tabloid-nakita.com/ahli.php3?edisi=06308&rubrik=ahli masalah bayi sungsang. Disana dijelaskan, jika belum sampai 36 minggu, bayi memang masih berubah-ubah posisinya.

Untuk mencegah sungsang, kita bisa sesering mungkin melakukan posisi ‘sujud’ ataupun mengikuti senam hamil.

About aminah z

seorang hamba ALLAH, istri, ibu yang mendambakan membentuk keluarga menjadi baiti jannati '' surga di bumi. mohon doa pembaca :)
This entry was posted in artikel hamil, trimester 3 and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s