Perjuangan ASI-ku

Salut bener deh sama ibu-ibu yg menyusui. Ndak nyangka berat juga perjuangan. Dulu seringan aku bilang ke ibu-ibu tuk menyusui anaknya atau menanyakan kenapa menggunakan susu botol. Ternyata, biarpun banyak ibu2 yg susunya keluar banyak tapi banyak juga yg kesulitan seperti halnya dirikyu.

Saat setelah melahirkan, aku mengingatkan dokter untuk melakukan imd (inisiasi menyusui dini), bayiku pun diletakkan di dada agar mencari sendiri sumber susu induknya (hehe). Ternyata sampai kurang dari setengah jam si bayi tertidur (kasihan ya may be kecapean setelah perjuangan keluar dari tempat nyamannya ). Dokter pun bilang agar aku mencoba lagi setelah bayi bangun karena kolostrum bertahan selama 6 jam pertama kelahiran. 

Setelah bayi bangun rasanya dia minum hanya sedikit, karena segera tertidur lagi (ya bayi memang banyak tidurnya kan? :D). Selama di rumah bersalin (3 hari) bayi ditidurkan diruang khusus sehingga hanya bisa disusui sampai jam 4 sore atau boleh menyusui diruangan sampai jam 9 malam (sisanya suster memberikan susu formula).  Waktu itu aku menyuruh suami tuk m’beli botol susu dan pompa (di rs itu adanya pompa manual merk mami yg harganya 10rb …. hmm2 pasti ndak bagus lah ya….). Bener aja, aku pompa dari jam setengah 10 an deh sampe setengah 11 (sekalian nemenin suami nonton bola… masih di kamar nifas)… masak cuma dapet kira2 sesendok (hiks2). sampe bidan bantu aku mompa pake tangan… lumayan si keluar lagi tapi tetep dikit :((.

Sampe dirumah pun, bayi minum lama sekali n tidur hanya sebentar2 (bisa2 3 jam minumnya 15menit minum n 10menit tertidur)… sepertinya asi ku sedikit bahkan pas usia seminggu divonis tidak sehat sama dokter anakku. banyak yg mengatakan untuk menambah dengan susu formula, tapi alhamdulillah dukungan dari suami, ibu mertua, temen2 chatting seperti mama nawra (dee_mks@yahoo.com, mbak vera yg aku beli medela barunya karna hadiah berlebih n dapet setengah harga, mbak kirana (kirana21@yahoo.com) n baca2 milis Asi for Baby)…. aku masih menyusui sampe sekarang (Kynan dah 3 bulan). Mama nawra seringkali mengingatkan ku tuk sabar karena bayinya sendiri muntah2 banyak selama 3 bulan (tapi nawra di foto keliatan cute n sehat lho).

Jadi intinya banyak moms yg bilang 2 hari pertama asi ndak keluar, asi akan bertambah sesuai kebutuhan bayi yaitu sesering dia menghisap puting. So keep giving your milk n give the best we can give to our children.

About aminah z

seorang hamba ALLAH, istri, ibu yang mendambakan membentuk keluarga menjadi baiti jannati '' surga di bumi. mohon doa pembaca :)
This entry was posted in Anak2ku and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Perjuangan ASI-ku

  1. dhikamunir says:

    aduhhh begitu yah. ada juga yang susah keluar yah. gmana caranya biar `deras` yah asi nya. pengen ngasih ASI full nih buat anak

  2. hari2ku says:

    sebelum lahiran sering2 pijat payudara, ada latihannya biasanya atau hubungi sentra laktasi. Aku banyak baca temen2 di multiply minum herbalacta (dari bidan). katanya ada di apotik. aku belum nemu😦

    Intinya juga si kalopun sedikit, nanti terus diminumin ke bayi, biar bayi hisap langsung PD, jadi makin distimulasi. Temen tadinya serasa ndak keluar , bayi nangis terus…. tapi dia coba terus… sekarang setelah 3 bulan dah deresssss…. banjir ampe ke kasur2

  3. erma says:

    Mbak, boleh tahu gak melahirkan di mana? Klinik Kartini yang di Jl. Pahlawan ya? terus nama dokternya siapa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s